Saturday, July 21, 2012

Sarang Lebah


Lebah madu membuat sarang berbentuk heksagonal atau segi enam. Mengapa? Ternyata bentuk seperti itu adalah bentuk paling efisien untuk membuat gudang madu dengan kapasitas besar dan memerlukan bahan baku lilin sedikit mungkin dibandingkan dengan bentuk segitiga ataupun persegi, meski ketiga bentuk tersebut sama-sama bisa menggabungkan bentuk tanpa celah.

Sarang Lebah dibuat oleh ratusan lebah pekerja dimulai dari titik yang berbeda-beda, sampai menyatu di tengah. Ukuran sudut pada tiap rongga pun sudah dipertimbangkannya. Lebah membuatnya dengan kemiringan 13 derajat untuk mencegah madu mengalir keluar.

Menurut para peneliti, sarang lebah madu ini juga sangat steril bahkan dibandingkan dengan ruang operasi sekalipun. Hal ini karena lebah menghasilkan propolis untuk menambal sarangnya sekaligus melindungi sarang dari bakteri dan virus. Propolis dihasilkan dari campuran antara bunga, tumbuh-tumbuhan dicampur dengan air liur lebah dan juga lilin pada saat lebah membuat sarangnya.

Sarang pada setiap jenis lebah bermacam-macam:
Lebah Madu (Honey Bees): berbentuk Heksagonal / Segi Enam

Lebah Liar (Mining Bees): berbentuk gundukan tanah dengan sebuah lubang lingkaran di tengahnya

Lebah Pemotong Daun (Leaf Cutting Bees): berbentuk gulungan daun yang panjang

Lebah Tukang Kayu (Carpenter Bees): berbentuk lingkaran pada kayu dan memanjang ke dalam

Untuk membuat sarang lebah madu yang dibudidayakan, yang perlu disiapkan antara lain adalah KOTAK LEBAH sebagai tempat koloni yang terbuat dari Kayu Suren atau Mahoni. BINGKAI SARANG (FRAME) atau SISIRAN gunanya agar lebah lebih cepat membuat sarangnya, terbuat dari rangka kayu yang ditengahnya diberi kawat untuk menahan sarang lebah, biasanya terdiri dari 4 sisir. Kotak Lebah dan Bingkai Lebah dapat dipergunakan maksimal hingga 3 tahun.



Menurut hasil penelitian dari putra putri bangsa kelas XII IPA 3 SMAN 1 Salatiga mengenai khasiat sarang lebah madu yang diujikan terhadap marmut, didapati bahwa ternyata sarang lebah madu juga memiliki manfaat yakni sebagai anti oksidan, sehingga dapat mencegah radikal bebas yang dapat menimbulkan penyakit kanker.

Sarang lebah madu ada yang tidak menghasilkan madu dalam jumlah banyak, bagi orang Kediri sarang lebah / tawon yang masih ada lebahnya dan juga larva tersebut dijadikan panganan berupa botok sarang tawon / sarang lebah dengan proses yang sama dengan membuat botok yang lain.

BOTOK SARANG TAWON (Foto oleh Osa Kurniawan Ilham)
 Sedangkan di Kendal, terkenal dengan sup sarang lebahnya yang juga berisi lebah dan larva didalamnya.

Wednesday, July 11, 2012

Lebah Madu


Lebah ada yang hidup berkoloni adapula yang menyendiri. Lebah madu merupakan jenis lebah yang hidup secara berkoloni atau berkelompok.

Lebah madu memiliki badan beruas-ruas (segmen) yang ditumbuhi rambut.
Segmen dapat dibedakan menjadi 3: kepala (caput), dada (thorax), perut (abdomen).
Bagian perut dibagi menjadi 2: bagian atas = punggung. Bagian bawah = tulang dada.
Sebelah dalam ruas tulang dada ke-3, ke-4, ke-5 khusus lebah pekerja, terdapat kelenjar lilin lebah. Sewaktu dikeluarkan bentuknya cair, namun lama kelamaan berubah menjadi keping-keping kecil.
pada kepala terdapat kelenjar ludah dan kelenjar pakan yang bisa menghasilkan sari madu.

Alat penyengat lebah ada pada ujung ruas yang terakhir (tidak dimiliki oleh lebah jantan). Jika lebah menyengat biasanya tidak lama kemudian lebah tersebut akan mati karena sengat, sarung, kantung ikut terlepas ketika lebah menarik diri dari korbannya.


Lebah madu juga dapat mengenali rasa: manis, asin, asam, pahit. Namun lebih peka terhadap rasa manis pada bunga.

Madu yang terkenal adalah yang berasal dari Sumbawa, kemudian Kalimantan, Sulawesi, Sumatra dan Jawa.

Lebah Madu Hutan Sumbawa (Nusa Tenggara Barat)
Makanannya adalah pohon Bidara yang terkenal memiliki khasiat sebagai obat.
Keunggulan lainnya: Kandungan air pada madu hutan Sumbawa jauh lebih rendah dibanding kota lainnya dikarenakan kondisi Sumbawa yang panas dan kering.
bidara
     
     Lebah Madu Hutan Kalimantan

Ada 3 tempat pengambilan madu, yakni di sarang Lalau (pada kayu besar / dahan pohon dengan ketinggian 20-50 m, terdapat banyak koloni di satu pohon), Repak (pada dahan pohon juga namun hanya 1 koloni di satu pohon), Tikung (dahan buatan).
Memiliki kandungan Enzyme Diastase Activity sebanyak 19,59 DN.

Wilayah Kalimantan Barat, sarang lebah berada di Taman Nasional Danau Sentarum, sedangkan di Kalimantan Selatan berada di pegunungan Meratus.





 
Lebah Madu Sulawesi

Berasal dari hutan di Luwu Utara (Sulawesi Selatan) dan hutan Alaaha (Sulawesi Tenggara).
Jenisnya adalah Apis Nigrocincta (local Sulawesi)


Lebah madu hutan Sumatera (Riau)
Terkenal dengan nama madu Sialang karena lebah membuat sarangnya di dahan pohon Sialang. Masyarakat setempat menyebut tempat bersarangnya lebah liar dengan nama Sialang. Pohon Sialang adalah pohon yang besar dan tinggi yakni pohon Ara, Kempas, Meranti Batu, Kruing, dan Jelutung. Garis tengah batang pohon sekitar 100 cm bahkan lebih. Tinggi pohonnya sekitar 25-30 m. Dalam 1 pohon sialang bisa berisi kurang lebih 50 sarang lebah.

pohon sialang 

Lebah madu ternak Jawa (kebanyakan berada di pulau Jawa)
Diternakkan menurut musim bunga, seperti bunga pohon Kopi, Kapuk, Rambutan, Klengkeng, Duwet/Jamblang, Mangga dan Karet. Sehingga memiliki khasiat yang berbeda-beda tergantung pohonnya.


Apis Dorsata (lebah madu raksasa / lebah hutan) yang dapat menghasilkan antara 10-30 kg madu tiap sarangnya. Selain itu juga sebagai lebah penghasil lilin terbanyak yaitu mencapai 3-4 kg per koloni. Dan terdapat di hutan, tidak diternakkan sehingga sangat agresif dan cenderung galak.



Apis Mellifera (lebah madu barat) adalah lebah yang diternakkan. Selain madu (yang bisa dihasilkan sebanyak 200 kg per koloni per tahun), juga menghasilkan bee pollen, royal jelly, dan propolis. Merupakan lebah jinak, mudah beradaptasi dan tidak mudah meninggalkan sarangnya.

 

Monday, July 9, 2012

Jenis-jenis Lebah


Lebah adalah hewan sejenis serangga karena memiliki ciri-ciri berkaki 3 pasang dan bersayap 2 pasang, mereka juga senang hidup berkelompok (meskipun adapula yang hidup menyendiri) dan hampir diseluruh penjuru dunia terdapat lebah dengan beragam spesiesnya.

Berikut ini jenis-jenis lebah:
  1. Lebah Liar (Adrenidae / Mining Bees)
Mereka hidup di hutan liar, beraktifitas di sore hari dan membangun sarangnya didalam tanah.





  1. Lebah Pemotong Daun (Megachiledae / Leaf Cutting Bees)
Tubuhnya berwarna hitam orange. Jenis lebah ini memotong daun dengan giginya untuk membangun sarangnya. Seperti daun rambutan, daun mawar.


  1. Lebah Tukang Kayu (Xylocopidae / Carpenter Bees)
Yang membedakannya dengan lebah biasa adalah bentuk tubuhnya yang lebih besar dan pada perutnya tidak berbulu melainkan hitam mengkilat.
Lebah jantan tidak mempunyai kemampuan menyengat. Lebah betina hanya akan menyengat jika diganggu/dianiaya.
Membuat lubang pada kayu berbentuk terowongan untuk bertelur pada musim semi dan membesarkan anak.




  1. Lebah biasa / tawon endas (Bombidae / Bumble Bees)
Famili jenis lebah ini sangat sedikit menghasilkan madu, tetapi memiliki peranan penting sebagai penyerbuk tumbuh-tumbuhan.




  1. Lebah Madu (Apidae / Honey Bees)
Sebagai penghasil madu sejati. Genus Apis adalah penghasil madu dan lilin. Mereka memproduksi madu dari nectar bunga. Varietas unggul yang sering dibudidayakan adalah Apis Mellifera (lebah madu barat) dari Eropa, Apis Dorsata (lebah madu raksasa), Apis Cerana (lebah madu timur).



Pada masing-masing koloni, jenis-jenis lebah masih dibagi lagi menurut tugasnya:
  1. Lebah Ratu
Adalah lebah betina yang tugasnya adalah bertelur. Kemampuan bertelurnya kira-kira 2.000 telur/hari. Berbadan lebih besar diantara lebah lain karena sejak berbentuk larva hingga menjadi ratu, makanannya adalah royal jelly (sarinya madu). Umurnya bisa mencapai 3 tahun. Merupakan induk dari semua lebah dan hanya ada 1 pada tiap koloni.

  1. Lebah Pekerja / Lebah Betina
Lebah betina yang tidak boleh bertelur (kecuali dalam 1 koloni sudah tidak ada lagi ratunya), jika menetas pun menghasilkan lebah jantan karena dari telur yang tidak dibuahi, lebah betina/pekerja tidak pernah dikawini oleh lebah jantan.  
Lebah pekerja bertugas mengumpulkan serbuk sari dan nectar. Ada pula yang bertugas membersihkan sarang, merawat telur dan anak-anak lebah. Makanan untuk jenis lebah betina ini adalah madu biasa berbeda dengan ratu mereka. Jumlah lebah pekerja mencapai puluhan ribu.

  1. Lebah Jantan
Bertugas mengawini Lebah Ratu dan kemudian akan mati karena testinya lepas dan tertanam dalam ovarium Lebah Ratu. Makanan lebah jantan adalah madu biasa dan nectar. Jumlah lebah jantan hanya ratusan.

Lebah Ratu - Lebah Pekerja (Betina) - Lebah Jantan